Wanita muda ini mendapat kesempatan kedua untuk hidup setelah ketinggalan penerbangan dari pesawat Flyduba yang jatuh pada hari Sabtu saat mencoba mendarat di tengah cuaca buruk di bandara Rostov-on-Don di Rusia menewaskan semua 62 penumpang dan awak kapal.
Dalam sebuah wawancara dengan LifeNews, Elvira Isayeva mengatakan bahwa dia telah ketinggalan pesawat setelah berpesta dengan teman-temannya malam sebelumnya.
“Saya tidak tahu bagaimana semua itu terjadi. Kami merayakan ulang tahun seorang teman dan kemudian ketiduran, itu saja. Ketika aku bangun saya mendapat telepon dari Rostov. Seseorang bertanya dengan suara gemetar apakah saya masih hidup. Aku berkata ‘ya’ dan kembali ke tempat tidur. Dan kemudian, ketika aku terbangun, aku melihat semua berita ini dan takut, “kata Elvira.
Dia menambahkan bahwa dia tahu banyak dari mereka yang tewas dalam kecelakaan itu.
“Aku tidak tahu apakah aku hanya beruntung, jika saya memiliki malaikat pelindung atau itu doa-doa ibu saya [yang menyelamatkan saya], tapi saya benar-benar ketakutan,” katanya.
Boeing-737-800 Flydubai dalam perjalanan dari Dubai ke Rostov-on-Don jatuh di bandara kota tujuan sekitar pukul 03:40 waktu Moskow (12:40 GMT) Sabtu 19 Maret 2016. Pesawat mendarat di luar landasan di tengah visibilitas rendag dan kondisi cuaca buruk.